Kuambil segumpal tanah liat, kubentuk dengan kupijat - pijat
Dan selagi jemariku menekan, jadilah bentuk yang kuinginkan
Beberapa hari berlalu, tanah liat sudah keras membatu
Bentuk buatan tanganku masih ada, dan aku tak dapat lagi mengubahnya
Lalu kuambil tanah liat bernyawa
Sebuah hati bocah lembut dan peka kubentuk dia
Dari hari ke hari, dengan segala kemampuan dan daya seni
Beberapa tahun berselang, si bocah telah menjadi orang
Sifat-sifat bentukanku tetap terbawa
Dan aku tak dapat lagi mengubahnya.
0 komentar:
Posting Komentar