RSS
Tampilkan postingan dengan label Tip’s Orang Tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tip’s Orang Tua. Tampilkan semua postingan

Kok si kecil bohong?

Kenapa ya si kecil sampai berbohong? Apa itu menunjukkan bahwa dia nakal? Jangan keburu berasumsi dulu, berikut alasan kenapa si kecil berbohong:
  1. Mereka tidak tahu apa yang benar
  2. Mereka tahu kebenaran akan membuat anda marah, sementara mereka ingin membuat anda senang
  3. Mereka tidak membedakan antara fantasi dan realitas
  4. Mereka tidak dapat memprediksi sebab – akibat
  5. Mereka hanya berusaha untuk ikut berbicara
  6. Mereka stress
  7. Mereka menceritakan suatu kebenaran

jadi mom, jangan keburu memberi "cap" nakal pada si kecil jika dia berbohong ya... :)

Mengembangkan kepercayaan diri anak

  1. Berbicaralah selalu dengan dukungan
  2. Memberikan dorongan melalui tindakan
  3. Luangkan waktu bersama mereka saat akan berangkat tidur
  4. Jangan pernah menunda untuk mengekspresikan kasih sayang anda
  5. Berikan kepercayaan penuh pada anak – anak
  6. Rayakan setiap peristiwa penting yang mereka alami

Membangun hubungan orang tua dengan anak dalam belajar

  1. Kenali diri kita sebagai orang tua
  2. Bangun interaksi penuh cinta
  3. Kenali potensi anak kita
  4. Buat kontrak belajar bersama
  5. Rayakan

Kata-kata Untuk Kesempatan Istimewa

  1. Maaf.
    Lewat kata maaf, orang tua memperlihatkan pada anak bahwa mereka pun dapat melakukan kesalahan dan karenanya harus mengungkapkan perasaan menyesal. Dengan mengucapkan maaf, anda memperlihatkan contoh perilaku yang baik pada anak.
  2. Tidak
    Bila orang tua tidak dapat mengatakan “Tidak” pada anak-anaknya, mereka akan tumbuh tanpa mengetahui cara memberi respons terhadap keterbatasan.
  3. Sudah cukup
    Kalimat ini membentuk batasan dan memberi kesempatan pada anak untuk mengembangkan kepekaan terhadap pengendalian diri. Kadang ada kalanya hukuman diperlukan bila anak tidak mengikuti apa yang anda katakan padanya.
  4. Bagaimana ya, perasaannya?
    Dengan kalimat itu, berarti anda memberi anak kesempatan untuk mempertimbangkan efek dari tindakannya terhadap orang lain, dan mengembangkan empati terhadap orang lain.
  5. Hal ini tidak sesuai. Mempertimbangkan cara alternatif dalam berprilaku disituasi yang sulit merupakan salah satu langkah mengatasi masalah.

5 Alasan Pentingnya Sarapan

  1. Anak-anak dapat melakukan tugas di sekolah dengan lebih baik.
  2. Anak-anak lebih fokus dan konsentrasi pada pelajaran, lebih bertenaga, dan memiliki koordinasi yang lebih baik antara mata dan tangan.
  3. Kemungkinan bermasalah dalam berprilaku lebih sedikit.
  4. Lebih cenderung mendapatkan nutrisi yang lebih baik secara keseluruhan.
  5. Cenderung memiliki berat badan yang lebih stabil.

9 Prinsip Jadi Orang Tua Yang Baik

  1. Yang utama, apa yang anda lakukan memberikan perbedaan. Jangan memberi reaksi yang impulsif. Tanyakan pada diri anda, “Apa yang ingin saya capai dan bagaiana hasilnya?”
  2. Terlibat dalam kehidupan anak. Selalu siap untuk anak anda baik fisik maupun mental.
  3. Sesuaikan dengan karakter anak.
  4. Menetapkan dan menerapkan aturan.
  5. Membantu mengembangkan kemandirian
  6. Bersikap konsisten.
  7. Hindari disiplin kasar, hal itu malah akan menimbulkan sifat agresi pada anak.
  8. Jelaskan aturan dan keputusan anda.
  9. Perlakukan anak anda dengan hormat.

8 Kiat Menanamkan Disiplin

  1. Belajar mengatakan “tidak” secara tegas tapi dengan sabar, penuh kasih sayang, berwibawa, dan tanpa nada marah. Kemampuan ini akan menolong anda dalam mendidik anak sehingga mereka mengetahui, ada batasan dalam berbuat sesuatu.
  2. Selalu bersikap konsisten. Jika anda telah mengatakan akan ada tindakan akibat dari perilakunya yang salah, terapkan “hukuman” tersebut sehingga anak tidak akan pernah mencoba untuk memainkan anda. Sikap yang tidak konsisten akan menghancurkan aturan dan disiplin.
  3. Fokus dan targetkan satu atau dua perilaku yang harus ditaati dengan baik pada waktu yang bersamaan. Misalnya: makan harus dihabiskan, makanan jangan dibuat mainan. Umumnya akan lebih efektif untuk mengajarkan anak pada satu atau dua bidang yang terfokus daripada mencoba untuk mengajarkannya sedikit-sedikit tetapi dengan berbagai macam bidang yang berbeda-beda.
  4. Berlakulah seperti “Bos” dan jangan malu untuk menjadi bos dalam membina hubungan dengan anak. Jika tidak, anak cenderung bersikap semaunya bagaikan anak ayam kehilangan induknya dan akhirnya akan berprilaku negatif. Anda dapat mengatakan pada anak bahwa anda adalah “Bos” mereka. Tentu saja sebagai bos anda tidak bertindak otoriter dan semena-mena.
  5. Ajarkan anak berdisiplin dalam lingkungan yang penuh kasih sayang dan cinta kasih.
  6. Berikan anak pilihan-pilihan kecil semisal baju apa yang ia sukai, mau wortel atau kacang polong,. Setelah menentukan pilihan, anak harus konsisten dengan pilihannya tersebut.
  7. Ingat, disiplin yang konsisten merupakan hal yang aman dan baik. Kepatuhan anak merupakan suatu jaminan agar ia selamat dari bahaya. Waktu yang terbaik untuk menyiapkan diri dalam keadaan bahaya adalah sebelum anda dalam keadaan bahaya.
  8. Untuk langkah awal, ajarkan anak dengan cara memfokuskan mereka agar menurut pada aturan atau disiplin yang anda buat. Anak sudah cukup mengerti untuk mempelajari konsep ini.

Cara membangun kecerdasan bayi

1. Pentingnya ASI
2. Kontak mata sesering mungkin
3. Bermain dengan cermin
4. Mari bernyanyi
5. Membaca buku
6. Bermain petak umpet
7. Jalan-jalan yuk!